topmetro.news, Langkat – Kabupaten Langkat membutuhkan semangat baru untuk menatap masa depan.
Perbedaan pandangan, dinamika politik, maupun berbagai persepsi yang berkembang di tengah masyarakat di masa lalu dan sekarang, hendaknya tidak menjadi alasan untuk terus mempertajam perpecahan.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Zulfahmi Fikri salah seorang pimpinan unsur organisasi mahasiswa, dalam pandangannya mengenai arah pembangunan dan kehidupan sosial-politik di Kabupaten Langkat.
Menurutnya, sudah saatnya seluruh elemen masyarakat mengambil pelajaran dari berbagai dinamika yang telah terjadi dan kemudian bersama-sama membangun Langkat dengan cara yang lebih konstruktif.
“Sudah cukup apa yang terjadi di masa lalu. Langkat ingin maju dan tumbuh ke arah yang lebih baik. Politik sejatinya bukan adu kekuatan, melainkan bagaimana kita menyatukan kekuatan untuk membangun Langkat yang bermartabat dan misi kemanusiaan,” ujar Ahmad Zulfahmi Fikri.
Ia menilai, pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah. Namun, masyarakat, pemuda, tokoh agama, tokoh adat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta berbagai kelompok lainnya, memiliki peran dalam menjaga suasana yang kondusif sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.
Fikri juga mengajak masyarakat untuk tidak terus memelihara persepsi buruk yang dapat memperlebar jarak antar kelompok.
“Persepsi buruk haruslah dihilangkan. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan itu membuat kita kehilangan rasa memiliki terhadap daerah sendiri,” katanya.
Menurutnya, menjaga Kabupaten Langkat merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Karena itu, kepentingan daerah dan kepentingan masyarakat harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam setiap proses sosial maupun politik.
Ia menegaskan bahwa politik seharusnya menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan dan kekuatan, bukan sekadar arena untuk mempertajam persaingan.
“Jangan sampai kita menjadi asing di rumah sendiri. Langkat adalah rumah kita bersama. Karena itu, mari kita bangun dengan persatuan, kepercayaan, dan semangat untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya.
Fikri berharap generasi muda Langkat dapat mengambil bagian lebih besar dalam pembangunan daerah. Bukan hanya sebagai penonton dinamika politik semata. Tetapi sebagai kelompok yang mampu menghadirkan gagasan, menjaga persatuan, dan ikut mengawal arah pembangunan secara kritis dan konstruktif.
“Kita tidak harus selalu sepakat dalam segala hal. Tetapi kita harus memiliki tujuan yang sama, melihat Langkat tumbuh, maju, dan memberikan ruang kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakatnya,” tutupnya.
reporter | Rudy Hartono

